![]() |
| Jaman keemasan sirkuit Paul Ricard |
Paris, Otojatim.com - Perancis dikenal sebagai negara dengan beragam sirkuit dan event balapan kelas mentereng seperti Le Mans 24hr dan juga Moto GP Le Mans. Pebalap asal negeri croissant ini juga selalu membuktikan diri sebagai pembalap berkualitas di setiap ajang balapan.
Termasuk ajang balap Formula One (F1) yang digelar di Sirkuit Paul Ricard dan Magny-Cours. Sayangnya, pada 2008 mereka mengatakan bakal hiatus dari event bergengsi ini. Berbagai masalah dan menurunnya animo balapan jet darat ini ditengarai sebagai penyebab F1 hilang dari jagat motorsport Perancis.Siapa pendukung dibalik kembalinya Balapan F1 di Paul Ricard? Tentunya, Eric Boullier, Mclaren Racing Director dan Renault F1 CEO Cyril Abiteboul. Mereka berdua yang membujuk FIA agar bisa menyelenggarakan F1 di Perancis. Ditambah, tim F1 asal Perancis, Renault sudah berkontribusi banyak.
Menurut Christian Estrosi, Head of PACA Region. Kembalinya F1 ke Perancis pada 2018 mendatang merupakan hal yang ditunggu oleh mereka. Apalagi, selama 10 tahun belakangan ini perkembangan motorsport di Perancis begitu tumbuh.
Belum lagi, ini sebagai bentuk penghormatan bagi Jules Bianchi. Pembalap F1 yang meninggal akibat kecelakaan di GP Jepang pada musim 2014 silam. Memang, ini menjadi pukulan bagi Perancis sebagai pencetak pembalap berbakat.
Selain hal tersebut, animo penonton yang membludak rasanya menjadi alasan bangkitnya Perancis untuk mengadakan Formula One. Meskipun, biaya penyelenggaraan dari tahun ke tahun semakin mahal, tapi itu tidak jadi penghalang bagi mereka. karena 10 tahun merupakan waktu yang lama dan pastinya semuanya sudah haus akan balapan bergengsi ini.
Perancis Kembali Adakan F1 di Sirkuit Paul Ricard di Musim 2018
4/
5
Oleh
Eka Maulana
